Saat terjadi audensi kesepakatan bersama berlangsung,kembali terjadi kericuhan di pintu barat saat para pendemo kembali berusaha merangsek masuk ke halaman kantor PT TIMAH.Massa merobohkan pagar pembatas,kemudian melempari kaca kantor dan menghancurkan lobi kantor PT TIMAH setelah berhasil menerobos barikade pengamanan.
Dan akhirnya audensi mendapatkan keputusan apa yang dituntut oleh masyarakat dikabul kan oleh pihak PT Timah dan turut serta hadir juga Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani untuk menenangkan para pendemo setelah kesempakatan di setujui oleh pihak PT TIMAH.
Kemudian massa membubarkan diri setelah adanya kesepakatan dari pertemuan Dirut PT Timah,Gubernur Babel,Ketua DPRD Provinsi dan Kapolda dengan hasil PT Timah membeli dengan harga Rp 300.000 per SN 70,
Dalam kesempatan yang sama Direktur PT Timah Restu widia yantoro turun ke lapangan berbicara dihadapan demonstran menyatakan pihaknya menyetujui tuntutan dari Masyarakat Aliansi Tambang Rakyat Bersatu (ATB) Bangka Belitung.
Semoga apa yang disepakati bersama ini adalah sesuai dengan janji bukan sekedar menenangkan para pendemo.(jaya/ino)





