BELITUNG, Radarnyamuk.com ,– Penanganan dugaan penampungan puluhan ton pasir timah di Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, memasuki babak baru.
Setelah sempat menjadi sorotan publik karena proses pengamanan barang bukti tertunda, jajaran Polres Belitung akhirnya menyita dan memindahkan sekitar 50 ton pasir timah dari sebuah rumah di Jalan Bicong, Selasa (4/8/2026).

Penyitaan dilakukan oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Belitung dengan pengawalan ketat personel bersenjata dari Batalyon B Satuan Brimob Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Pantauan wartawan di lokasi menunjukkan ratusan karung berisi pasir timah diangkut dari dalam rumah menuju sejumlah truk untuk kemudian dibawa ke Mako Brimob sebagai barang bukti penyelidikan.
Proses tersebut dipimpin Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Belitung Iptu Dimpos Tampubolon bersama Kanit Tipidter Ipda Dedi Suryadi beserta personel Satreskrim.
Karung-karung pasir timah sebelumnya tersimpan di berbagai ruangan rumah, mulai dari ruang tamu, kamar hingga dapur.

Polda Babel Turun Langsung
Pada hari yang sama, Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP M. Iqbal Surbakti juga mendatangi lokasi penyimpanan barang bukti.
Kehadiran Polda Babel menandai meningkatnya perhatian terhadap perkara yang sebelumnya memicu polemik setelah proses pengamanan awal diklaim sempat terhambat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan aparat kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penguasaan maupun pengendalian pasir timah tersebut.
Sejumlah nama, termasuk Afu, Apin, Abok, serta sebuah badan usaha yang disebut dalam sejumlah pemberitaan, dikabarkan masuk dalam proses pendalaman penyidik.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat penetapan tersangka maupun keterangan resmi kepolisian yang mengonfirmasi status hukum pihak-pihak tersebut.
Sempat Diwarnai Polemik
Kasus ini sebelumnya menyita perhatian publik setelah Satreskrim Polres Belitung menggerebek lokasi penyimpanan pasir timah pada Senin (3/8/2026).





