Persyaratan terbaru juga diberlakukan, yakni batas usia maksimal diperpanjang menjadi 24 tahun (dari sebelumnya 22 tahun). Tinggi badan minimal ditetapkan 163 cm untuk Bintara dan 158 cm untuk Tamtama.

Seleksi akan digelar di Ajenrem 045/Gaya dan Ajendam II/Sriwijaya, sementara pendidikan prajurit dilaksanakan di Rindam II/Sriwijaya, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Proses seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, tes fisik, psikologi, hingga penelusuran jejak digital.

“Animo pemuda Bangka Selatan cukup tinggi, namun sebagian masih ragu karena minim informasi dan khawatir menghadapi prosedur seleksi,” ungkap Letkol Arh Sebmy Setiawan.

Ia berpesan agar generasi muda mempersiapkan diri sejak dini. “Jangan pernah patah semangat. Jadilah generasi kuat dan berintegritas menuju Indonesia Emas,” pungkasnya





