
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangka Selatan,dr.Agus Pranawa menjelaskan bahwa program Aksi Bergizi merupakan upaya nasional yang digalakkan untuk menekan angka anemia pada remaja putri, sekaligus mempersiapkan generasi sehat dan produktif di masa depan. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan penyuluhan, tetapi juga kesempatan melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah, hingga pemeriksaan hemoglobin.

Selain pemeriksaan kesehatan, acara juga diisi dengan senam bersama, pembagian tablet tambah darah untuk siswi, serta edukasi interaktif mengenai pentingnya asupan gizi seimbang. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, terlebih ketika mendapat penjelasan langsung dari tenaga kesehatan tentang bahaya kurang gizi dan cara mencegahnya.
Kegiatan ini juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membentuk kebiasaan hidup sehat pada remaja. “Anak-anak adalah aset bangsa. Jika sejak dini mereka dibiasakan menjaga kesehatan dan mengonsumsi gizi seimbang, maka kita akan memiliki generasi yang lebih kuat dan berkualitas,” ungkap salah satu pejabat Forkopimda dalam sambutannya.
Dengan terlaksananya kegiatan Gerakan Aksi Bergizi dan Kick Off CKG 2025, diharapkan para siswa di Kabupaten Bangka Selatan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Program ini juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam menekan masalah gizi, meningkatkan angka kepatuhan konsumsi TTD, serta menumbuhkan budaya hidup sehat yang berkelanjutan di kalangan remaja.





