Alias Wello Bongkar Rahasia Organisasi Kuat di Rakernas III PJS: Mandiri, Idealis, dan Profesional!

BATAM, Radarnyamuk.com , – Organisasi yang besar bukan sekadar diukur dari banyaknya anggota atau megahnya nama, melainkan dari kemampuannya membangun kemandirian, menjaga idealisme, melahirkan kader berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

Pesan penting tersebut disampaikan Alias Wello, Sekretaris Jenderal Koalisi Pemerintah Kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK), saat menjadi pembicara dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) di Asrama Haji Batam, Kepulauan Riau, 4–5 November 2026.

Tokoh yang akrab disapa Awe ini hadir membawa pengalaman panjang dari tiga dunia berbeda, yakni jurnalistik, pemerintahan, dan usaha. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk berbagi pandangan sekaligus memberikan motivasi kepada keluarga besar PJS dalam membangun organisasi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Bukan sekadar memberikan teori, Awe berbicara berdasarkan perjalanan dan pengalaman yang pernah dilaluinya. Ia mengaku pernah berkecimpung di dunia pers, termasuk media cetak, sebelum kemudian terjun ke pemerintahan dan dunia usaha.

Dari pengalaman lintas bidang tersebut, Awe mengingatkan bahwa membangun organisasi profesi tidak cukup hanya mengandalkan semangat kebersamaan. Diperlukan sistem yang terarah, kepemimpinan yang visioner, serta komitmen seluruh pengurus untuk memastikan organisasi terus tumbuh dan berkembang.

Menurutnya, salah satu ukuran keberhasilan seorang pemimpin adalah kemampuannya menyiapkan generasi penerus.

“Pemimpin yang hebat bukan hanya mampu memimpin, tetapi juga mampu melahirkan kader-kader baru yang nantinya bisa melanjutkan perjuangan organisasi,” menjadi salah satu pesan kuat yang disampaikannya.

Karena itu, Awe mendorong PJS agar menjadikan pengkaderan sebagai agenda strategis organisasi. Proses tersebut harus dirancang secara terstruktur, berkesinambungan, dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

Baginya, organisasi yang tidak menyiapkan kader penerus akan kesulitan menjaga kesinambungan perjuangan. Sebaliknya, organisasi yang mampu melahirkan pemimpin baru akan memiliki fondasi kuat untuk menghadapi berbagai tantangan zaman.

*Tiga Fondasi Organisasi yang Tidak Boleh Ditawar*

Dalam pemaparannya, Awe juga menekankan tiga fondasi utama yang harus menjadi pegangan PJS, yaitu kemandirian, idealisme, dan profesionalisme.

Ketiganya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun organisasi yang sehat dan bermartabat.

Kemandirian diperlukan agar organisasi tidak terus-menerus bergantung kepada pihak lain. Idealisme harus dijaga sebagai kompas dalam mempertahankan marwah, integritas, dan independensi. Sementara profesionalisme menjadi landasan dalam menjalankan tugas, tanggung jawab, serta memperjuangkan kepentingan organisasi.

Awe memahami bahwa perjalanan insan pers bukanlah sesuatu yang mudah. Wartawan kerap berhadapan dengan berbagai tekanan, mulai dari persoalan intelektual, psikologis, hingga tantangan fisik ketika menjalankan tugas jurnalistik.

Oleh sebab itu, ia mengingatkan pentingnya membangun solidaritas dan memperkuat kapasitas anggota. Organisasi harus hadir bukan hanya ketika menyelenggarakan kegiatan, tetapi juga mampu menjadi tempat berlindung, bertukar pikiran, dan memberikan dukungan bagi setiap anggotanya.

*Dorong Koperasi, PJS Harus Punya Kekuatan Ekonomi*

Salah satu gagasan menarik yang disampaikan Awe adalah pentingnya PJS membangun koperasi sebagai instrumen penguatan ekonomi organisasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *