“Cuma diminta penjelasan saja, dan aman-aman saja,” ujarnya.
Perbedaan sikap ketiga anggota dewan ini menjadi sorotan publik, khususnya terkait keterbukaan wakil rakyat dalam proses klarifikasi anggaran.
Para pengamat politik menilai respons Asri yang menghindari wartawan berpotensi menimbulkan spekulasi negatif di masyarakat.
Mereka menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi publik bagi pejabat publik agar tidak menimbulkan kecurigaan terkait penggunaan anggaran.
Sikap Asri yang memilih menghindari awak media menambah sorotan terhadap transparansi anggota DPRD Kota Pangkalpinang.
(*/Red/LK/Angga).





