Hingga laporan disampaikan, jumlah pasti rumah yang terdampak serta rincian kerusakan belum dapat dipastikan karena proses pendataan masih berlangsung.
Terkait kebutuhan air bersih, Bupati Riza menyebutkan bahwa kondisinya sejauh ini cukup baik. Mobil distribusi air bersih masih disiagakan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.
Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum telah menyediakan dua unit tangki air bersih untuk kebutuhan umum.
“Untuk ketersediaan air bersih, kondisinya cukup baik. Mobil air bersih masih disiagakan, dan dari Kementerian PU juga telah disediakan dua unit tangki air bersih untuk kebutuhan umum,” jelasnya.
Dari sisi kesehatan, kondisi warga di tempat penampungan dilaporkan cukup baik. Meski demikian, pemantauan kesehatan tetap dilakukan untuk mengantisipasi keluhan yang mungkin muncul selama masa darurat.
Riza juga mengingatkan warga agar menjaga kebersihan lingkungan pengungsian, khususnya dalam pengelolaan sampah, sehingga tidak menimbulkan persoalan kesehatan baru.
Bantuan tahap awal telah disalurkan kepada warga melalui ketua RT dan kepala dusun agar pendistribusiannya dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Dalam pemantauan penanganan korban kebakaran tersebut, turut hadir Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr. (HC) Hidayat Arsani, S.E.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keamanan lokasi, memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, serta mempercepat pendataan kerusakan sebagai dasar penanganan berikutnya.
Dengan terkendalinya titik api dan berjalannya penyaluran bantuan, pemerintah berharap kondisi masyarakat terdampak segera membaik dan proses pemulihan pascakebakaran dapat berjalan dengan baik.
