BANGKA TENGAH, radarnyamuk.com — Forum Masyarakat Kebintik Bersatu (FMKB) Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Doa Selamat dan Tolak Bala, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan diisi dengan tausyiah agama yang disampaikan Ustadz Zulkarnain dari Pondok Pesantren Alfatah Nurul Falaq, Air Mesu.
Dalam sambutan Kepala Desa Kebintik yang disampaikan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Ustadz Edi Ermanto, Pemerintah Desa Kebintik menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang diinisiasi FMKB dan didukung berbagai pihak.
«“Kegiatan ini diinisiasi oleh Forum Masyarakat Kebintik Bersatu (FMKB) dan didukung oleh pihak-pihak terkait. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” ujar Edi.»
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama menyusul adanya insiden di laut beberapa waktu lalu.
Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap warga Desa Kebintik yang beraktivitas di wilayah laut Sampur senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari berbagai marabahaya, baik para nelayan maupun masyarakat yang menjalankan aktivitas pertambangan di laut.
80 Persen Perekonomian Bergantung pada Laut
Sementara itu, Ketua FMKB M. Nursodik mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk syukuran laut sekaligus doa bersama untuk memohon keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat Desa Kebintik.
«“Kami melaksanakan syukuran laut dan doa tolak bala untuk Desa Kebintik. Sekitar 80 persen perekonomian masyarakat kami bergantung pada laut, baik dari sektor pertambangan maupun nelayan. Karena itu, kami berharap ke depan tidak ada lagi insiden yang terjadi di laut, baik dalam aktivitas pertambangan timah maupun yang menyangkut keselamatan para nelayan yang sedang melaut,” ujar Nursodik.»
Menurutnya, laut memiliki peranan penting bagi kehidupan sekaligus perekonomian masyarakat Desa Kebintik. Oleh karena itu, keselamatan seluruh masyarakat yang beraktivitas di laut menjadi perhatian bersama.
«“Harapan kami, seluruh aktivitas di laut dapat berjalan dengan aman, tertib dan tetap mengutamakan keselamatan, sehingga masyarakat bisa mencari nafkah dengan tenang dan perekonomian desa terus berjalan,namun sangat disayangkan acara ini dikawasan wilayah timah akan tetapi tidak ada perhatian sama sekali untuk masyarakat yang menghasilkan PAD ini,padahal jauh hari kami sudah mengirimkan surat untuk giat acara” tambah ketua FMKB
