
“Kami berharap dengan adanya perbaikan ini, keluarga penerima manfaat dapat tinggal dengan lebih nyaman dan tidak lagi khawatir ketika hujan atau angin kencang. Ini adalah bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir membantu kesulitan rakyat,” tambahnya.
Selain pengerjaan fisik, kegiatan TMMD juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kebersamaan antara anggota Satgas dan warga terlihat jelas di lapangan. Warga Desa Penutuk turut membantu proses pengerjaan, mulai dari mengangkat material hingga membersihkan area sekitar rumah.
Bapak Iwan, pemilik rumah yang direhab, mengaku sangat bersyukur dan terharu atas bantuan yang diberikan. Sebelumnya, kondisi rumahnya cukup memprihatinkan, terutama pada bagian atap dan dinding yang sudah lapuk dimakan usia.
“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu memperbaiki rumah saya. Dulu kalau hujan, air masuk dari atap yang bocor,Dinding kayu juga sudah rapuh Sekarang rumah saya sudah jauh lebih baik dan kokoh,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Program TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel di Pulau Lepar sendiri tidak hanya menyasar rehab RTLH, tetapi juga berbagai pembangunan fisik dan nonfisik lainnya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan hasil dari program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan Bangka Selatan.





