Ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan tidak berbelit-belit,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Imigrasi Bangka Belitung, khususnya Kepala Kantor Imigrasi Pangkalpinang beserta jajaran yang hadir langsung memberikan pelayanan di Bangka Selatan.
Menurutnya, jarak tempuh dari Bangka Selatan ke Pangkalpinang yang cukup jauh seringkali menjadi kendala bagi masyarakat dalam mengurus paspor. Oleh karena itu, layanan jemput bola seperti ini dinilai sangat membantu.
Wabup Debby mengungkapkan, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak pagi hari. Hingga pukul 10.00 WIB, lokasi pelayanan sudah dipadati pemohon. Pada hari pelayanan tersebut, kuota ditetapkan sebanyak 40 orang per hari, ditambah 10 kuota tambahan untuk pelayanan di lapangan, sehingga total mencapai 50 pemohon.
“Alhamdulillah antusias masyarakat luar biasa. Kuota 50 orang per hari dapat dimanfaatkan dengan baik. Mudah-mudahan layanan ini benar-benar membantu masyarakat kita,” katanya.
Ia juga menginformasikan bahwa pelayanan paspor selanjutnya dijadwalkan kembali pada 11 Maret mendatang. Pemerintah daerah pun meminta DPMPTSP untuk terus melakukan sosialisasi agar layanan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Sementara itu, Kasubsi Pelayanan Dokumen Perjalanan Kantor Imigrasi Pangkalpinang, Dheka Triandy, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan inovasi yang diberi nama Easy Paspor, yakni pelayanan jemput bola bagi masyarakat yang berada jauh dari kantor imigrasi.
“Kami berharap program ini dapat menjadi program permanen. Ke depan akan dibahas kembali melalui kerja sama resmi dengan Dinas PTSP,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman pelayanan di berbagai daerah di Provinsi Bangka Belitung, masyarakat Bangka Selatan tercatat sebagai yang paling antusias.
Mayoritas pemohon paspor kali ini, lanjutnya, mengajukan permohonan untuk keperluan umroh dan wisata ke luar negeri.





