Setelah menyambut peserta, Bupati Riza bersama rombongan kemudian bergerak menyusuri jalur pawai. Sekretaris Daerah, para kepala OPD dan petugas sosial turut menghimpun donasi dengan mendatangi masyarakat yang berada di sepanjang rute.
Dari aksi solidaritas tersebut, donasi yang berhasil dihimpun mencapai kurang lebih Rp36 juta. Jumlah tersebut menjadi bukti kepedulian masyarakat Bangka Selatan terhadap warga NTT yang sedang menghadapi musibah.
Bupati Riza Herdavid mengapresiasi masyarakat yang telah berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Ia mengatakan, peringatan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan kegiatan hiburan, tetapi juga dapat menjadi momentum memperkuat persatuan, gotong royong dan kepedulian.
“Mari kita jadikan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia ini sebagai semangat untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan gotong royong.
Hari ini kita juga menunjukkan bahwa kemerdekaan mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama, termasuk saudara-saudara kita di NTT yang sedang mengalami musibah,” ujar Riza.
Menurutnya, nilai sebuah bantuan bukan semata-mata dilihat dari nominal yang diberikan, melainkan dari ketulusan masyarakat untuk membantu sesama.
Sementara itu, Wakil Bupati Debby Vita Dewi turut memberikan semangat kepada para peserta yang melintas di depan panggung kehormatan. Salah satu yang mendapat perhatian khusus yakni peserta didik SLB Negeri Toboali.
“Semangat ya, anak-anak! Tetap percaya diri dan tampil dengan gembira. Kalian luar biasa. Terima kasih sudah ikut memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia bersama kita semua,” ujar Debby.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah memadati jalur pawai.
Menurutnya, antusiasme warga menjadi bagian penting dalam menyukseskan rangkaian perayaan kemerdekaan.
Semarak pawai hari ketiga akhirnya tidak hanya meninggalkan kesan hiburan dan kreativitas.
Di balik kostum dinosaurus dan meriahnya atraksi, terselip pesan kuat tentang kepedulian. Donasi sekitar Rp36 juta menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan di Bangka Selatan juga diwujudkan melalui gotong royong dan solidaritas kemanusiaan.
