“Melalui manajemen talenta, pemerintah daerah memiliki mekanisme untuk mendapatkan dan menempatkan ASN terbaik sesuai kompetensinya. Kami yakin mereka yang diberikan amanah hari ini dapat memaksimalkan pelayanan menjadi lebih baik dan bekerja sesuai target yang diharapkan Bupati dan Wakil Bupati. Namun, reward and punishment tetap akan kita jalankan,” tegasnya.
Wabup Debby juga menekankan bahwa jabatan bukanlah posisi yang bersifat permanen tanpa evaluasi. Pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja para pejabat guna memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan harapan.
Sebagai contoh, dalam pelantikan tersebut terdapat pergeseran jabatan di tingkat eselon II, di antaranya Risvandika yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian kini mendapat penugasan sebagai Staf Ahli Bupati, sedangkan Muhammad Zamroni yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati kini dipercaya mengemban tugas sebagai Asisten II.
Wabup Debby menambahkan, evaluasi terhadap kinerja pejabat akan terus dilakukan bersama Bupati Bangka Selatan. Bahkan, pelantikan pejabat berikutnya masih dimungkinkan setelah seluruh proses administrasi dan persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) selesai.
“Walaupun sudah memiliki jabatan, evaluasi akan tetap kita pantau bersama Pak Bupati. Ke depan masih akan ada pelantikan susulan karena saat ini prosesnya masih berjalan di BKN,” ungkapnya.
Selain pelantikan pejabat, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan Organisasi dan Tata Kerja perangkat daerah, termasuk penyesuaian nomenklatur Rumah Sakit Junjung Besaoh.
Wabup Debby menjelaskan bahwa perubahan tersebut merupakan penyesuaian terhadap Peraturan Bupati (Perbup) yang sebelumnya menggunakan nomenklatur Rumah Sakit Daerah dan kini disesuaikan menjadi Rumah Sakit Junjung Besaoh. Oleh karena itu, diperlukan pengukuhan kembali agar struktur organisasi dan tata kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Meski demikian, Wabup Debby menegaskan bahwa penyesuaian nomenklatur tersebut tidak mengubah substansi struktur organisasi maupun tugas dan fungsi yang telah berjalan. Hal terpenting yang harus menjadi perhatian seluruh jajaran rumah sakit adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Secara struktur organisasi dan lainnya tetap sama. Namun, pesan kami agar pelayanan terus dimaksimalkan, karena kunci dari rumah sakit itu adalah pelayanan,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap melalui pelantikan dan pengukuhan ini, seluruh pejabat dan perangkat daerah dapat semakin memperkuat koordinasi, meningkatkan kinerja birokrasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berkualitas bagi masyarakat.
