Jelang Idul Fitri, Pelabuhan Sadai Masih Didominasi Kendaraan Barang

Ia memperkirakan kenaikan tersebut mencapai sekitar 80 persen, baik untuk penyeberangan dari Sadai menuju Tanjung Ru maupun dari arah sebaliknya.

Menurutnya, peningkatan ini merupakan hal yang wajar mengingat masyarakat sudah mulai mempersiapkan diri untuk pulang ke kampung halaman lebih awal guna menghindari kepadatan di hari-hari puncak.

“Kalau diperkirakan, jumlah penumpang akan terus bertambah, terutama pada satu hingga dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri. Biasanya di waktu tersebut mobilitas masyarakat meningkat cukup tajam,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan pengamanan di kawasan pelabuhan guna memastikan kelancaran arus mudik. Pos terpadu juga disiagakan untuk memberikan pelayanan serta bantuan kepada para pemudik jika diperlukan.

Sukarna juga mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik agar tetap memperhatikan faktor keselamatan dan kesehatan. Ia mengingatkan pemudik untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima serta tidak lengah terhadap barang bawaan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu berhati-hati, menjaga kondisi tubuh tetap sehat, serta memastikan barang bawaan tidak tertinggal demi kelancaran perjalanan,” tutupnya.

Dengan kondisi yang masih relatif lengang, diharapkan arus mudik di Pelabuhan Sadai dapat tetap berjalan tertib dan lancar hingga puncak Lebaran nanti, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *