Cegah Peredaran Produk Berbahaya, Pemkab Basel Perkuat Sinergi dengan BBPOM

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan siap bersinergi dan mendukung penuh, terutama dalam penguatan program Pangan Aman serta menghadirkan layanan digital Si DULANG POM di Mal Pelayanan Publik untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi publik,” ujar Wabup Debby.

Ia menegaskan bahwa pengawasan tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan pelaku usaha dan masyarakat agar produk yang beredar benar-benar memenuhi aspek keamanan, mutu dan ketentuan yang berlaku.

“Edukasi kepada masyarakat juga harus terus diperkuat, karena pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran serta masyarakat dalam memilih, menggunakan, dan mengawasi produk yang beredar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Pangkalpinang Alex Sander menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, pengawasan akan lebih optimal apabila dilakukan secara terpadu hingga menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.

Dalam audiensi tersebut, BBPOM Pangkalpinang turut menyampaikan sejumlah hasil pemantauan dan temuan lapangan.

Beberapa persoalan yang menjadi perhatian antara lain peredaran kosmetik tanpa izin edar, penjualan jamu keliling atau mobil jamu berjalan yang belum sepenuhnya memenuhi aspek higienitas dan keamanan pangan, serta produk terasi yang berpotensi menggunakan bahan tambahan pangan berbahaya.

Pengawasan juga diarahkan terhadap distribusi obat keras, khususnya antibiotik. Edukasi mengenai penggunaan antibiotik secara tepat dinilai penting untuk mencegah resistensi antibiotik dan penyalahgunaan obat.

Apotek pun wajib memastikan penyerahan antibiotik dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemkab Bangka Selatan dan BBPOM Pangkalpinang sepakat menindaklanjuti berbagai agenda teknis yang telah dibahas. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan mulai dari pembinaan, edukasi, pemantauan hingga penanganan temuan.

Melalui kerja sama lintas sektor yang semakin kuat, pemerintah daerah berharap masyarakat Bangka Selatan semakin terlindungi dari risiko produk obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Bangka Selatan yang sehat dan berkualitas.

Pos terkait