Dalam proses Presentasi dan Uji Publik, Tim Penilai turut memberikan perhatian terhadap berbagai inovasi yang dilakukan Bawaslu Babel, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat pelayanan informasi publik.
Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah bagaimana inovasi digital yang dikembangkan Bawaslu Babel mampu memberikan akses informasi yang semakin mudah dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok penyandang disabilitas.
Aspek aksesibilitas menjadi bagian penting dalam keterbukaan informasi publik. Sebab, keterbukaan tidak hanya berbicara mengenai tersedianya informasi, tetapi juga memastikan informasi tersebut dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat tanpa terkecuali.
Bawaslu Babel terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik melalui berbagai inovasi digital. Salah satunya dengan menghadirkan fitur aksesibilitas pada laman resmi Bawaslu Babel sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan informasi yang lebih inklusif.
Melalui tahapan visitasi, Presentasi dan Uji Publik E-Monev KIP 2026 ini, KI Babel mendorong Bawaslu Babel untuk terus memperkuat tata kelola pelayanan informasi publik yang transparan, akuntabel, inovatif, dan inklusif.
Pelaksanaan E-Monev juga diharapkan tidak berhenti pada pencapaian predikat semata, tetapi menjadi instrumen evaluasi berkelanjutan bagi setiap badan publik dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.
KI Babel berharap komitmen dan inovasi yang telah dibangun Bawaslu Babel dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga keterbukaan informasi publik semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun dalam implementasi keterbukaan informasi publik di tingkat nasional. (KI Babel)
